PENGARUH EDUCATION STRUCTURED NUTRITION AND ELECTROLYTE (ESNE) TERHADAP UPAYAH  PERUBAHAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS

Lutfi Wahyuni, Ika Ainur & Moch.Achwandi

Abstract


Penyakit ginjal kronis merupakan kondisi saat fungsi ginjal mulai menurun secara bertahap. Kondisi menurunnya fungsi ginjal tersebut terjadi karena banyak faktor, salah satunya adalah karena kerusakan diginjal yang bertahun tahun terjadi secara intens. Pasien gagal ginjal kronis membutuhkan suatu penatalaksanaan atau terapi hemodialisis, yaitu proses pembersihan darah dari zat-zat sampah, melalui proses penyaringan di luar tubuh dengan menggunakan ginjal buatan berupa mesin dialisis. Terapi hemodialisis diperlukan dalam penatalaksanaan pasien gagal ginjal kronis yang tidak dapat dilakukan tindakan pengobatan lagi (terminal). Keberhasilan hemodialisis didasarkan pada unsure yang beragam salah satunya seperti kepatuhan dalam pembatasan cairan. Pembatasan intake cairan pada pasien gagal ginjal kronik merupakan hal yang sangat penting. Pemberian Edukasi yang terstruktur dapat diberikan kepada pasien gagal ginjal kronis yang sedang menjalani terapi hemodialisis. Education structued nutrition and electrolyte (ESNE) merupakan suatu pendidikan kesehatan terstruktur tentang manajemen nutrisi dan elektrolit untuk pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. ESNE dilakukan untuk meningkatkan pemahaman pasien tentang kepatuhan diet dan elektrolit untuk mencegah terjadinya peningkatan IDWG dan untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pembatasan cairan. Tahapan kegiatan pengabdian yang sudah di lakukan adalah menjelaskan tentang kebutuhan cairan dan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik dengan menggunakan metode Education structued nutrition and electrolyte (ESNE), recana selanjutnya adalah evaluasi setelah pemberian ESNE yang dilakukan secara series atau berkelanjutan pada responden yang diberian perlakuan dan responden yang tidak di berikan perlakukan


Refbacks

  • There are currently no refbacks.